Investasi Jasa Jemputan Karyawan di Wilayah Karawang


Apa yang pertama kali di pikiran Anda ketika pertama mendengar kata Karawang? Lumbung padi terbesar? Cek. Dangdut dan goyang karawang? Cek. Gadis-gadisnya menawan? Hahaa.. betul sih, tapi  bukan itu  yang akan saya bahas. Bagi  saya, Karawang adalah masa depan investasi. Termasuk untuk usaha jasa jemputan karyawan di sana.


Keunggulan Karawang

Karawang, bersama dengan Bekasi, Cikarang, dan Tangerang, termasuk dalam jajaran kawasan industri dengan UMR terbesar di Pulau Jawa. Secara geografis, dibandingkan dengan daerah  lain, Karawang memiliki stok air yang melimpah, lahan persawahan yang luas, dan akses yang cukup mudah. Secara demografis, jumlah penduduk berusia  kerja di  Karawang sangat banyak. Maka banyak industri  baru yang dibuka disana. Tentu ini pasar yang sangat bagus untuk usaha jasa jemputan karyawan.

Saat ini, posisi Karawang mungkin masih sebagai  sub-satelit dari Bekasi. Namun sebentar lagi, posisinya akan naik  dengan cepat. Sejak tahun 2014 hingga saat ini, sudah puluhan mungkin kompleks perumahan baru yang dibuka di sana. Dimana hampir setiap dibuka, tak berapa  lama langsung sold out. Dengan dukungan berbagai perusahaan dan perumahan baru, usaha jasa jemputan karyawan akan dapat berkembang dengan pesat.
Yang menarik, tidak seperti di Tangerang, jumlah perusahaan resmi penyedia jasa jemputan karyawan di Karawang belum begitu banyak. Dengan demikian kompetisinya belum terlalu ketat. Dalam pandangan bisnis, semakin cepat terjun ke  dalam suatu  bidang, semakin besar peluang untuk menjadi pemimpin pasar. Maka saat-saat ini mungkin waktu-waktu terbaik untuk memulai investasi di sana.

Sebagai  kota sub-satelit, dengan perkembangan sepesat itu, Karawang tampak belum terlalu siap menyambut perubahan yang cepat tersebut. Khususnya di bidang transportasi. Hampir setiap hari selalu didapati macet pada jam-jam utama di jalan-jalan protokol. Ini sebuah potensi yang dapat dieksplorasi bagi para pengusaha penyedia layanan jasa jemputan karyawan yang memiliki ketajaman intuisi.

Tantangan dan Kompetisi

Secara tarif, meskipun Karawang termasuk memiliki UMR yang tinggi, namun biaya  hidupnya masih tergolong rendah. Dengan terbukanya akses kredit yang mudah ke kendaraan bermotor, tampaknya penyedia layanan transportasi jasa jemputan karyawan masih harus bekerja keras. Persaingan dengan penyedia angkutan umum pun harus diperhitungkan, karena bahkan angkutan umum saja tetap ramai peminatnya.
Kultur budaya mobilisasi  penduduk Karawang masih semi-urban, lebih suka kemana-mana  naik motor dengan kendaraan pribadi. Karena itu akibatnya kemacetan bertahan dengan senang hati. Di satu sisi, ini bisa menjadi ancaman bagi perkembangan bidang layanan jasa jemputan karyawan di Karawang. Namun di sisi lain, akan terbentuk segmen niche market masyarakat yang lebih menginginkan kenyamanan dalam perjalanan.
Solusinya adalah dengan usaha untuk menekan harga, mengingat kondisi sosial masyarakat yang masih semi-urban. Namun yang menarik, masyarakat Karawang tampak  tidak terlalu mempedulikan harga saat itu terkait dengan bersenang-senang. Jadi, diferensiasi layanan yang menyenangkan dapat menjadi trademark yang bagus bagi  penyedia layanan jasa jemputan karyawan di Karawang.

Tetap Layak Investasi

Dari pembahasan di atas, jika Anda berpikir dua kali untuk investasi layanan jasa jemputan karyawan di Karawang, saya tidak akan menyalahkan. Tapi jika Anda tidak jadi  berinvestasi  di sana, saya jamin Anda akan menyesal. Karena bahkan di kalangan pergaulan para pengusaha  properti, Karawang sudang menjadi primadona baru yang dicari-cari. Eksekusi tanah dan proyek lain hampir selalu  terjadi. Jika Anda menunda atau bahkan batal berinvestasi di sana, sungguh kerugian yang amat besar.




0 Response to "Investasi Jasa Jemputan Karyawan di Wilayah Karawang "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel